Kali Ini Huawei Menghadirkan MateBook D15 Dirancang untuk penggunaan Multitasking

Sekarang, notebook menjadi satu diantara kelompok produk tehnologi yang mendapatkan perhatian khusus untuk customer dan media. Lumrah, sekian tahun lalu industri netbook sempat stagnasi dan alami angka pengurangan pengangkutan global.

Semakin hari, banyak beberapa perusahaan tehnologi yang tetap bereksperimen pada produk PC supaya terus bisa mendatangkan tehnologi yang betul-betul diperlukan customer. Dengan keadaan pasar yang padat berkompetisi, produk PC konservatif akan susah mengundang perhatian customer.

BACA JUGA  Ulasan Samsung Galaxy A32: Detail Oke Berkreatifitas Sesuka Kalian

Salah satunya  ialah tingginya pengembangan pada handphone dan sambungan mobile yang seolah-olah sama-sama berkompetisi dengan tehnologi yang datang pada Personal Computer (PC), atau umum kita sebutkan sebagai persaingan ekologi.

Huawei melihat ini sebagai kesempatan untuk mendatangkan pengembangan baru untuk customer satu diantaranya lewat HUAWEI MateBook D Series di mana yang disebut dari hasil usaha Huawei untuk mendatangkan sejumlah fitur baru dan pengalaman pemakai yang lebih bagus. Menarget anak kuliah dan professional muda, Huawei MateBook D Series datang supaya beberapa customer yang ditarget bisa rasakan tehnologi seperti netbook premium pada harga yang dapat dijangkau, Menarik bukan.

BACA JUGA  Apple Bakal Rilis Ipad Layar OLED 2022?

HUAWEI MateBook D15 yang tawarkan beberapa pengalaman baru dan pembuktian akan loyalitas Huawei pada pengembangan. Sebagai contoh, recessed camera yang unik ditaruh pada keyboard membuat HUAWEI bisa memotong lebar bezel dan sekalian memberinya privacy yang lebih bagus. Dengan bezel yang lebih tipis tentu saja berpengaruh pada luas screen-to-body ratio yang membuat pengalaman terhubung content semakin nyaman namun tetap berbentuk yang lebih singkat.

BACA JUGA  Xiaomi Redmi 10S sah di-launching, Juara baru kelas menengah dengan Super AMOLED dan camera 64MP

Inovasi-inovasi ini mendatangkan kesegaran di pasar netbook. Dan untuk Huawei Sharing dengan feature Multi-screen Collaboration, piranti HUAWEI bisa sama-sama tersambung dengan seamless.

Kita bisa mentransfer document, photo, video atau file yang lain dengan gampang, cepat dan efektif. Seperti copy-paste dari netbook ke piranti flash disk.

Contoh pengembangan yang lain ialah support fingerprint login. Pemakai cuman memerlukan satu cara untuk menghidupkan netbook sekalian log-in ke desktop dalam kurun waktu 9 detik. Tidak cuman membuat mekanisme unlock menjadi lebih nyaman, tetapi juga membuat design keseluruhannya yang lebih bersih. Disamping itu HUAWEI MateBook D15 datang dengan HUAWEI Shark Fin Fan 2.0 dengan semakin banyak bilah kipas tetapi lebih tipis hingga dapat mendatangkan mekanisme pendinginan yang lebih bagus dan output udara yang semakin besar.

BACA JUGA  Youtube Umumkan Pemakai iOS Rasakan Feature PiP

Cara Multi-screen Collaboration di MateBook D15 dan MatePad 11
Adapun yang kita perlukan cuman jaringan WiFi dan Bluetooth saja. Seterusnya tinggal aktifkan feature Multi-Screen Collaboration saja di ke-2 piranti.

Pada MatePad 11, membuka kontrol panel dengan geser ke bawah monitor atas segi kanan. Selanjutnya pencet tombol Multi-Screen Collaboration.

Sesudah ada di daftar, pencet tablet yang ingin disambungkan. Demikian tersambung akan ada tiga pilihan, yaitu Mirror, Extended dan Collaborate.

Bila pilih Mirror, apa yang diperlihatkan di monitor netbook sama dengan di tablet. Sementara Extended, tablet bisa menjadi monitor tambahan untuk netbook.

BACA JUGA  Hari Pertama Pemasaran, Huawei MatePad 11 Terjual Beberapa ribu Unit

Berpindah ke MateBook D15, membuka Huawei PC Manajer dengan tekan icon M di pojok kanan bawah. Di bagian Multi-Screen Collaboration pencet icon tablet. Netbook akan scan tablet yang ada disekitaran.

Menariknya ketika menentukan model Mirror atau Extended, kita lakukan pengaturan dari tablet. Seakan kita memakai tablet Windows.

Jika Collaborate, dua piranti masih tetap jalankan mekanisme operasi sendiri. Tetapi pemakai bisa saja mengatur tablet dari netbook, baik memakai touchpad atau keyboard.

BACA JUGA  Sebelum Beli, Simak 11 poin Asus ZenBook Flip S UX371

Tidak itu saja, kita dapat input tulisan memakai Smart Keyboard atau M-Pencil. Ini akan menolong saat harus tanda-tangani document digital.

Model Collaborate ini akan menolong untuk kamu drag dan turun file antara piranti. Menjadi lebih cepat dan praktis, daripada harus mengalihkan lebih dahulu ke piranti penyimpanan intern atau bahkan juga berbasiskan cloud.

Pengalaman Multi-Screen Collaboration yang diberi Huawei ini lebih bagus daripada ketimbang kekuatan semacam yang dijajakan Apple pada MacBook dan iPad Pro. Buat proses multitasking lebih optimal, akhirnya keproduktifan juga lebih bertambah.

BACA JUGA  Pengguna Smartphone 5G di Indonesia Diramal Positif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *