Berikut Ulasan Asus Vivobook Ultra 15: Pas untuk Main dan Kerja

Asus sudah mengeluarkan beberapa netbook di baris Vivobook sampai tengah tahun ini. Salah satunya variasi yang terkini ialah Vivobook Ultra 15 (K513) yang dikeluarkan bulan Juni kemarin.
Netbook memiliki ukuran 15,6 inch ini direncanakan millennial dan Gen Z yang cari netbook professional tetapi tidak begitu serius. Seperti apakah performnya?

Design

Kesan-kesan pertama menyaksikan Vivobook Ultra 15 ialah bentuknya yang minimalis. Sisi belakangnya yang dibuat dari metal cuman dihias dengan tulisan Asus Vivobook yang dibuat.

BACA JUGA  Xiaomi Redmi 10S sah di-launching, Juara baru kelas menengah dengan Super AMOLED dan camera 64MP

Netbook ini datang dalam tiga opsi warna yakni Transparent Silver, Indie Black dan Hearty Gold jadi pemakai dapat pilih variasi warna yang sesuai pribadinya.

Vivobook Ultra 15 memakai keyboard 98-keys, terhitung keyboard numerik disamping kanannya. Keyboard berpenampilan chiclet ini memiliki ukuran lumayan besar dan empuk saat didesak. Keyboard ini diperlengkapi dengan backlit yang tingkat kecemerlangannya dapat disamakan.

BACA JUGA  Logitech G Luncurkan G335 Wired Gaming Earphone

Asus jagokan portabilitas Vivobook Ultra 15 yang, walau ukuran gede, di-claim masih tetap nyaman dibawa kemana saja. Netbook ini beratnya cuman 1,7 kg, dan bodynya relatif tipis dengan tebal 17,9 mm yang semestinya masih lumayan mudah bila harus dibawa kerja sekalian beralih-pindah.

Vivobook Ultra 15 mempunyai port dan sambungan yang lumayan komplet. Disamping kanan ada port HDMI, satu USB 3.2 Tipe-A, satu USB Tipe-C, jack audio 3,5 mm dan microSD reader. Sedang disamping kiri ada dua USB 2.0 Tipe-A. Untuk sambungan nirkabel ada Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.0.

BACA JUGA  Internet Explorer Dihapus dari Window 11

Pada bagian kiri ada lampu tanda yang bakal berpijar saat battery diisi ulangi dan akan berbeda warna sesudah battery penuh. Untuk pengisian energinya sendiri, Vivobook Ultra 15 masih memakai adaptor AC, bukan melalui USB Tipe-C.

Karena netbook ini mempunyai tombol numerik, lokasi touchpad-nya juga cukup sedikit digeser ke kiri supaya bisa sejajar dengan keyboard intinya dan supaya tidak gampang ketekan saat menulis. Ukuran touchpad-nya termasuk cukuplah besar dan responsive pada sentuhan. Di sudut atas kanan touchpad ada sensor sidik jemari yang responsive.

BACA JUGA  Realme Siapkan Rangkaian AIoT Baru, Intip Isi Kotak Penjualannya

Monitor

Asus memperlengkapi Vivobook Ultra 15 dengan monitor IPS memiliki ukuran 15,6 inch. Monitor sejenis matte ini mempunyai resolusi 1920 x 1080 (Full HD) dan viewing angle sampai 178 derajat.

Warna yang diperlihatkan termasuk baik, tetapi sayang visibility cukup menyusut saat netbook digunakan di luar ruang bahkan juga saat tingkat kecemerlangan telah dinaikkan sampai optimal.

BACA JUGA  Sebelum Beli, Simak 11 poin Asus ZenBook Flip S UX371

Bezel monitornya cukup tipis pada bagian kiri dan kanan, tetapi tetap cukup tebal pada bagian atas dan bawah. Asus menjelaskan rasio screen-to-body netbook ini capai 85% karena tehnologi NanoEdge Display.

Feature

Asus memasangkan banyak feature simpatisan untuk Vivobook Ultra 15. Untuk menambahkan keamanan dan privacy, ada sensor sidik jemari di touchpad yang telah terpadu dengan Windows Hello.

BACA JUGA  Samsung Galaxy A22 5G, Termurah di Indonesia

Untuk memberikan dukungan work from home, Vivobook Ultra 15 mempunyai webcam 720p yang kwalitasnya seadanya dan mikrofon yang telah diberi tehnologi AI noise cancelling. Di keyboard ada tombol yang dapat dipakai untuk mematikan webcam saat tidak dipakai.

Kedatangan audio dari Harman Kardon menambahkan pengalaman multimedia yang dijajakan Vivobook Ultra 15. Karena tehnologi ini, speaker netbook keluarkan audio yang lebih nge-bass serta lebih pas untuk melihat film daripada dengarkan lagu.

BACA JUGA  Youtube Umumkan Pemakai iOS Rasakan Feature PiP

Perform

Asus jagokan Vivobook Ultra 15 sebagai netbook yang handal untuk kerja atau gaming. Yok kita ulas dalaman dan perform netbook ini.

Processor ini dipadankan dengan kartu grafis Nvidia GEForce MX350 yang membuat performanya saat mengolah grafis dan mainkan games menjadi lebih oke. Support RAM DDR4 8GB dan SSD PCIe 512GB membuat proses multitasking dapat digerakkan dengan mulus tanpa kendala.

BACA JUGA  Samsung Luncurkan Monitor Gaming Odyssey 2021

Vivobook Ultra 15 datang dengan processor Intel Core i5-1135G7 yang mempunyai komposisi empat core dan delapan thread. Sama sesuai namanya, ini ialah processor Intel Core angkatan kesebelas yang disebut variasi terkini sekarang ini.

Asus sediakan slots extra untuk 2,5″ SATA yang bermanfaat untuk menambahkan kemampuan penyimpanan memakai HDD atau SSD SATA. Ada pula slots SODIMM extra yang dapat digunakan untuk mengupgrade RAM sampai 16GB.

BACA JUGA  Pengguna Smartphone 5G di Indonesia Diramal Positif

Asus mengeklaim Vivobook Ultra 15 dapat dipakai untuk mainkan games casual, dan dengan detail semacam ini mainkan games AAA masih di luar capaian. Kami coba mainkan dua games yakni Fall Gaes dan Genshin Impact.

Dengan detail di atas, penggunaan standard seperti searching (sekalian buka belasan tab sekaligus), terhubung Microsoft Office (Word, Excel, Power Point), dan meeting virtual melalui Zoom dapat dilaksanakan secara lancar.

BACA JUGA  Ulasan Samsung Galaxy A32: Detail Oke Berkreatifitas Sesuka Kalian

Kami lakukan tes benchmark dengan memakai PCMark 10 dan netbook ini sukses menulis score yang cukup memberikan kepuasan yakni 4.661. Sedang tes benchmark melalui Cinebench R23, score singgel core yang dicatat ialah 4.812 dan score multi core 1.346.

Saat digas untuk tes benchmark atau main games, body netbook dan keyboard cuman berasa sedikit hangat tetapi tetap nyaman untuk disentuh. Asus sudah memperlengkapi netbook ini dengan tehnologi pendingin khusus yang dilengkapi kipas IceBlades terkini.

BACA JUGA  Realme Siapkan Rangkaian AIoT Baru, Intip Isi Kotak Penjualannya

Netbook ini dapat mainkan games Fall Gaes secara lancar bahkan juga dengan resolusi paling tinggi dan frame rate 60Hz. Saat dipakai untuk mainkan Genshin Impact dapat dengan resolusi Low, tetapi frame ratenya tidak dapat dinaikkan ke 60Hz karena games akan terganggu saat bertanding dengan beberapa lawan.

Lantas bagaimanakah dengan performa batterynya? Battery 42Whrs yang dipakai Vivobook Ultra 15 dapat bertahan sekitaran enam jam saat dipakai untuk searching, chatting di WhatsApp, melihat YouTube, memutar musik di Spotify, dan lakukan pertemuan video melalui Zoom. Charging battery sampai penuh memerlukan waktu sekitaran 70 menit.

BACA JUGA  Pengguna Smartphone 5G di Indonesia Diramal Positif

Oh iya, paket pemasaran Vivobook Ultra 15 telah terhitung dengan Windows 10 Home dan Microsoft Office Home and Student 2019. Asus jamin netbook ini akan memperoleh up-date Windows 11 dengan gratis. Kami coba jalankan Windows 11 versus beta di netbook ini dan semua perannya berjalan mulus.

Port yang dijajakan lumayan komplet, tetapi akan lebih bagus kembali jika port USB 3.2 Tipe-A dan USB 3.2 Tipe-C dibanyakin karena akan memberikan dukungan netbook ini supaya lebih future proof.

BACA JUGA  Samsung Luncurkan Monitor Gaming Odyssey 2021

Asus Vivobook Ultra 15 dapat disebut sebagai netbook yang tawarkan paket komplet. Detailnya membuat netbook ini benar-benar universal, pas untuk dipakai professional yang repot atau anak muda yang hoby gaming dan streaming.

Kekurangan yang lain ialah battery. Sebagai netbook yang mengunggulkan portabilitasnya, semestinya Asus memberinya battery dengan kemampuan yang semakin besar hingga dapat dibawa kerja beralih-pindah tak perlu cemas kekurangan battery.

BACA JUGA  Sebelum Beli, Simak 11 poin Asus ZenBook Flip S UX371

Tetapi minimal Vivobook Ultra 15 diperlengkapi pengisi daya dengan pengisian cepat yang cukup mekebut, hingga battery dapat berisi bisa lebih cepat. Sebagai netbook pada harga Rp 11.999.000, detail dan featurenya memang oke tetapi ada banyak faktor yang dapat dipertingkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *