Mengenal Istilah Lengkap di Asuransi Mobil

Mengenal Istilah Lengkap di Asuransi Mobil

Seperti pada jenis asuransi lainnya, dalam asuransi mobil juga ada istilah-istilah penting. Berikut adalah beberapa istilah asuransi mobil yang tidak boleh dilewatkan oleh calon nasabah asuransi:

1. Total Loss Only (TLO)

Total loss only atau TLO merupakan jenis asuransi kendaraan bermotor yang memberikan jaminan berupa ganti rugi apabila kendaraan yang nasabah asuransikan mengalami kerusakan sekitar 75 persen atau lebih dari nilai kendaraan sebelum terjadi risiko.

Klaim atas manfaat asuransi bisa dilakukan baik untuk kehilangan maupun kerusakan. Akan tetapi, jika nilai kerusakan kurang dari 75 persen, maka nasabah asuransi tidak bisa mendapatkan manfaat proteksi.

2. All risk

All risk adalah jenis lain dari asuransi kendaraan bermotor yang juga dikenal dengan asuransi komprehensif. Berbeda dari asuransi TLO, asuransi all risk menanggung semua risiko yang terjadi pada kendaraan mulai dari kerusakan kecil hingga kerusakan parah.

Akan tetapi, premi yang harus dibayarkan tentunya lebih tinggi namun sebanding dengan manfaat yang bisa nasabah asuransi dapatkan.

3. Third Party Liability

Istilah asuransi mobil yang selanjutnya adalah third party liability. Yaitu jaminan yang diberikan oleh perusahaan atau penyedia asuransi pada pihak ketiga yang menderita kerugian misalnya tertabrak atau mengalami kecelakaan akibat dari kendaraan tertanggung.

4. Bencana

Bencana masuk dalam istilah yang sering disebutkan dalam asuransi mobil. Dimana perusahaan asuransi akan menanggung risiko yang tertanggung alami akibat musibah bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan sebagainya.

5. Personal Accident

Personal accident adalah istilah yang memberikan jaminan berupa biaya pengobatan apabila tertanggung atau pemegang polis mengalami kecelakaan yang mengakibatkan luka atau cacat.

6. Indemnity

Indemnity atau biaya ganti rugi yang perusahaan asuransi berikan kepada tertanggung apabila mobil mereka mengalami kerusakan. Besaran ganti rugi disesuaikan dengan kondisi pasar saat itu dan kemudian dikurangi dengan risiko lain sesuai ketentuan yang diatur dalam polis asuransi.